Kuliah buat Kerja?

Waktu itu ada yang bilang begini sama aku, “Kita itu kuliah buat kerja, kerja cari uang, beli ini-itu, menikah” saat acara makan bersama dari anggota laboratorium tempat saya ‘bermain’. Di kesempatan lain beliau (orang yang sama) mengomentari keinginan hidup saya: tentang bekerja sebagai engineer (beneran), earning money from certain–specific purposes, and such.

Beliau juga mengatakan tentang bagaimana kita harus patuh terhadap prosedur kerja, walaupun beberapa bumbu inovasi kecil mungkin dapat membuat hal-hal menjadi lebih menarik. Juga kutipannya berbicara mengutip managernya, “Kamu ga kerja di sini juga kita ga bakal rugi.”

Kutipan terakhir tersebut membuat saya (sedikit) sakit hati. Menurutku setiap orang dengan kondisinya masing-masing, kelebihan dan kekurangan masing-masing, mempunyai tempat spesialnya masing-masing. Pencapaian setiap orang tidak harus sama, bahkan harus tidak sama. Lingkungan kita bekerja (nanti) harusnya menghargai kita semestinya, tidak hanya dengan upah yang sesuai, namun juga penghargaan saat kita melakukan sesuatu buat mereka (dan diri kita sendiri) dan koreksi saat kita membuat kekeliruan.

Kerja buatku tidak hanya sekadar mendapat penghasilan, namun juga mengembangkan diri, mengeksplorasi kemampuan dan kemungkinan, mencari rekan dan menjaga kerpercayaan yang diberikan. Kalau kamu?

1 comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *