Nah, ceritanya setelah download manga Mirai Nikki aku ingin tiap chapter punya nama dua karakter angka, ie: 00 … 58.

Nah, jadi di direktori tempat manga-manganya itu:
rename Chapter "" * && rename "" 0 ?

Nah, di situ ada beberapa argumen regex (regular expression), mari aku jelaskan:
rename mengubah argmumen[1] menjadi argumen[2] yang diterapkan pada yang cocok dengan argumen[3] (buka man jika masih bingung),
“” digunakan untuk merujuk string kosong (null),
* merujuk ke ‘apa saja’,
? merujuk ke ‘satu karakter apa saja’.

Jadi dua perintah di atas dapat diterjemahkan jadi:
– hapus semua tulisan “Chapter” terhadap semua file yang cocok (direktori di *nix juga file),
– tambahkan ‘0’ kalau nama file cuma 1 karakter

Semoga ini ada gunanya, deh.

Ini makalah (lagi) tentang pengalamatan dan penghalaan (routing–kalau ga familiar dengan istilahnya dalam Bahasa Indonesia) pada lingkup IPv4 dan IPv6.

Ada beberapa kemiripan antara kedua protokol, tapi perbedaannya juga ga bisa dibilang sempit. Terutama pada IPv6, yang sementara ini masih relatif jarang implementasinya di sekitar kita–bisa memberikan bagaimana IPv6 bekerja.

Link makalah di sini.

Makalahku buat kuliah Matematika Diskrit. Isinya membahas metode induksi matematika untuk menentukan bilangan prima dan implementasinya dalam program C sederhana.

Ada beberapa optimasi kecil yang diterapkan yang bisa buat mahasiswa yang baru ambil Dasar Algoritma dan Pemrograman tertarik (biasanya jadi tugas kuliah, hehehe)
–sebetulnya pengen impelementasikan rvo (return-value-optimisation) tapi rung thuthuk pikiranku

Link dokumen makalah.

Tahu sendiri pasar flea Comboran isinya apa: alat pertukangan, asesoris ponsel, perlengkapan komputer, pompa air, kacamata, onderdil sepeda, majalah lama ada.

Setelah beberapa pekan ga nyambangi Comboran, kaget juga tadi pagi ada bongkaran. Eh, ternyata bakal ada pembangunan ruko dan kios untuk pedagang kaki lima di Comboran (Jalan Halmahera)

Semoga barangnya makin variatif dan menarik, belanja di situ jadi lebih seru 🙂

Nah, berhubung programnya sudah obsolete dan (tampak) ga bakal jadi bahan gunjingan aku upload, deh.

Sistem yang dipakai:
– Linux (kalau ga salah dulu pakai Zenwalk 6.4, deh),
– Qt 4.6,
– qwt pre 6 (aku coba compile pakai qwt 6 udah ga bisa–QwtCompass-nya udah beda).

Pembacaan dari serial com pakai operasi I/O standar glibc, karena waktu itu malas pakai qextserialport (baru official masuk Qt 5) trus butuh eksekusi yang efesien. Kodenya jadi gado-gado, tuh.

Buat aplikasi widget fotonya sih fail, belum nemu manipulasi pixmap yang bisa gegas updatenya (apa aku yang kopok, yah?)

Download di sini buat kodenya. Maaf ga ada screenshot, atau apa–udah kehapus semua dokumentasinya 🙁